Siapkan pena dan buku catatan kecil di dekat tempat yang sering Anda gunakan. Ketika merasa perlu jeda, beri diri satu menit untuk menulis tanpa koreksi.
Tujuan bukan menulis sempurna, melainkan mencatat apa yang muncul. Tuliskan satu kalimat tentang apa yang terasa paling nyata saat itu.
Jika pikiran melompat ke beberapa hal, biarkan saja—catat kata kunci sebagai jangkar. Kata-kata pendek sering cukup untuk memberikan struktur pada perasaan yang sebelumnya kabur.
Gunakan teknik timer satu menit untuk menjaga ritme; batas waktu singkat membantu mengurangi perfeksionisme. Seringkali satu menit memberi cukup ruang untuk kejernihan kecil.
Lihat kembali catatan setelah beberapa jam atau di akhir hari jika ingin; kadang-kadang baris yang singkat itu membantu memahami hari dengan sudut yang lebih sederhana.
Teruskan praktik ini beberapa kali seminggu jika terasa membantu. Tidak perlu aturan ketat, cukup memberi akses cepat ke momen kejelasan kapan pun dibutuhkan.
